Tak Bayar Gaji Pemain, PSM Makassar di Sanksi FIFA

Terpopuler

Konflik kasus tunggakan gaji PSM Makassar kepada mantan pemain asingnya, yakni Giancarlo Lopes Rodrigues berbuntut panjang.

Baru-baru ini, FIFA mengirimkan surat keputusan bernomor FDD-7297 dengan nomor perkara 20-01217 kepada PSSI dan penguatan dari surat PSSI Nomor 3053/UDN/836/1-2921 yang dilanjutkan untuk manajemen PSM Makassar.

Dalam surat tersebut menyebutkan bahwa PSSI akan akan menerapkan hukuman yang diberikan FIFA kepada PSM Makassar.

Hukuman tersebut adalah larangan kepada PSM Makassar dalam mendaftarkan pemain baik di tingkat nasional maupun klub paling lama selama tiga periode atau sampai kewajiban klub dapat diselesaikan.

“FIFA Memutuskan menghukum klub PSM Makassar berupa larangan melakukan pendaftaran pemain baik pada tingkat nasional maupun Internasional kepada klub paling lama selama 3 (tiga) periode pendaftaran atau sampai kewajiban klub dapat diselesaikan,” tulis poin pertama dari penegasan implementasi hukuman dalam surat tersebut.

Hal ini juga membuat PSM tak bisa mendaftarkan pemain di tiga periode bursa transfer di kompetisi nasional maupun Internasional.

Itu artinya PSM terancam tak bisa ikut kompetisi resmi jika mereka tak membayar gaji atau yang sesuai dengan keputusan dan perintah dari surat FIFA tersebut.

Larangan ini juga ditembuskan kepada seluruh peserta Liga 1 dan Liga 2 2020.

Sementara itu, Rodrigues sendiri sudah bergabung bersama klub Banglades, Sheikh Russel KC. Pemain asal Brasil itu mengaku, gajinya tak dibayarkan klub dan tidak ada kejelasan selama enam bulan.

“Tentang kepergian saya dari PSM Makassar, klub telah gagal memenuhi kewajibannya terkait dengan pembayaran (gaji). Enam bulan saya tinggal di rumah, mereka (manajemen PSM Makassar) tidak pernah menjawab dan tidak menelepon untuk memberi penjelasan (sama sekali),” tulisnya di Instagram pribadi @g.carlo30.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini