Terapi Relaksasi Lebih Sehat Untuk Ibu dan Bayi

Terpopuler

Sebuah studi penelitian di American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa ibu dan bayi yang mengikuti terapi relaksasi akan memiliki tubuh lebih sehat dan memiliki berat badan lebih daripada yang tidak mengikutinya.

Selain itu, dalam Indeks Perceived menjelaskan, bahwa terapi relaksasi juga menyebabkan tingkat stress ibu lebih rendah daripada yang tidak mengikuti terapi.

Dimana dalam penerlitian itu juga disebutkan, bahwa relaksasi bisa mempengaruhi volume dan komposisi ASI yang berdampak pada pertumbuhan dan kebiasaan tidur sang bayi. Itu makanya, dianjurkan agar kondisi ibu harus rileks selama periode ASI eksklusif.

Nah, ini ada beberapa cara agar para ibu bisa rileks saat dalam masa periode ASI, seperti dikutip dari laman Primaya Evasari Hospital.

Latihan Pernafasan, cara ini bagus, terlebih dengan menggunakan latihan pernafasan perut. Duduk dengan nyaman di lantai, lipat kaki anda dan letakkan satu tangan di dada serta tangan lain di perut.

kemudian tarik nafas dalam-dalam dengan hidung, kemudian buang melalui mulut. Rasakan kontraksi otot perut selama proses ini, setidaknya anda bisa melakukannya 10 hingga 15 menit.

Anda juga bisa mendengarkan musik, agar lebih rileks pada saat menyusui, ataupun memompa ASI. Biasanya pilihan yang cukup baik adalah musik klasik agar bisa menaikkan mood para ibu.

Selain itu, ada meditasi, dengan menempatkan posisi kita di tempat yang tenang, sunyi agar fokus pada satu hal yang membuat anda tenang. Serta membaca yang juga bisa meghilankan kepenatan dari berbagai pikiran yang dimiliki para ibu di masa periode ASI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini